Minggu, 14 Juni 2026

The Truth Of Inner Beauty

Siluet seorang wanita yang sedang menikmati senja

"Inner Beauty" jika kata tersebut terdengar, kebanyakan orang langsung berpikir tentang kecantikan yang terpancar dari dalam diri.

Namun, tahukah kamu bahwa Inner Beauty tidak hanya sekadar tentang bagaimana orang lain memandang kita, tetapi juga memiliki dampak yang signifikan pada kesehatan mental kita sendiri?

Inner Beauty, yang mencakup keseimbangan emosional, penerimaan diri, dan pola pikir positif, dapat menjadi fondasi yang kuat untuk menjaga dan meningkatkan kesejahteraan mental.

Salah satu aspek penting dari inner beauty adalah penerimaan diri.Penerimaan diri adalah kemampuan untuk menerima kekurangan dan kelebihan kita tanpa merasa perlu membandingkan diri dengan orang lain.

Dalam dunia yang penuh dengan tekanan sosial dan standar kecantikan yang tidak realistis, banyak orang terjebak dalam lingkaran ketidakpuasan terhadap diri sendiri.Hal ini dapat memicu masalah kesehatan mental seperti kecemasan, depresi, dan rendahnya harga diri.

Penerimaan diri membantu kita mengurangi stres dan kecemasan karena kita tidak lagi terus-menerus berusaha memenuhi harapan orang lain atau standar yang tidak realistis.

Inner beauty juga erat kaitannya dengan pola pikir positif.Orang yang memiliki inner beauty cenderung melihat kehidupan dari sudut pandang yang lebih optimis.

Mereka mampu menemukan hal-hal baik dalam situasi yang sulit dan tidak mudah terpuruk dalam pikiran negatif.

Pola pikir positif ini tidak hanya membuat hidup terasa lebih ringan, tetapi juga memiliki dampak langsung pada kesehatan mental. Penelitian menunjukkan bahwa pola pikir positif dapat mengurangi risiko depresi dan kecemasan. Orang yang berpikir positif cenderung lebih tangguh dalam menghadapi tantangan hidup.

Inner Beauty juga memengaruhi cara kita berinteraksi dengan orang lain.Orang yang memiliki Inner Beauty cenderung lebih empatik, peduli, dan mampu membangun hubungan yang sehat dengan orang lain. Hubungan sosial yang sehat adalah salah satu faktor kunci dalam menjaga kesehatan mental.

Dukungan sosial dari teman, keluarga, dan komunitas dapat menjadi sumber kekuatan yang membantu kita melewati masa-masa sulit.

Inner Beauty juga dapat menjadi sumber kekuatan mental yang membantu kita menghadapi tantangan hidup. Kekuatan mental yang berasal dari Inner Beauty juga membantu kita mengelola emosi dengan lebih baik. Kita tidak mudah terbawa oleh emosi negatif seperti kemarahan, kesedihan, atau kekecewaan.

Sebaliknya, kita mampu melihat situasi dengan lebih jernih dan mengambil keputusan yang tepat.

Mengembangkan Inner Beauty diperlukan proses yang tidak mudah,tetapi membutuhkan kesadaran dan usaha yang konsisten.

Kita dapat memulai dengan mencintai diri sendiri (Self Love). Terima kekurangan dan kelebihanmu tanpa merasa perlu membandingkan diri dengan orang lain. Karena dengan mencintai diri sendiri maka kita telah melakukan langkah pertama menuju Inner Beauty yang baik.

Lihat selalu sisi positif dalam setiap situasi.Latih diri untuk selalu bersyukur  atas hal-hal kecil dalam hidup.

Pola pikir positif akan membantu kamu menjaga keseimbangan emosional. Bersosialisasi dengan orang-orang yang memberikan energi positif juga merupakan salah satu cara untuk membuat Inner Beauty kita menjadi baik, karena lingkungan positif akan berisi dengan orang-orang yang saling mendukung dan menghargai.

Me time, terdengar sepele tetapi dampaknya sangat luar biasa untuk kesehatan mental.Kita bisa melakukan meditasi, untuk merefleksikan diri sendiri dan lebih mengenali nilai-nilai penting dalam kehidupan.

Yang tidak kalah penting adalah melakukan kebaikan kepada orang lain tanpa mengharapkan imbalan.Dengan melakukan kebaikan kepada orang lain,hal tersebut tidak hanya membahagiakan orang tersebut tetapi juga membuat diri sendiri bahagia.

So… The truth of Inner Beauty bukanlah sekadar tentang kepribadian yang baik atau aura positif, tetapi juga memiliki dampak yang mendalam pada kesehatan mental.

Dengan mengembangkan Inner Beauty, kita dapat membangun penerimaan diri, pola pikir positif, hubungan sosial yang sehat, dan kekuatan mental yang membantu kita menghadapi tantangan hidup. Jadi, mari kita mulai mengembangkan inner beauty kita dan merasakan manfaatnya bagi kesehatan mental kita sendiri.

Semoga bermanfaat dan mari kita mulai untuk mengenali dan mengembangkan Inner Beauty kita masing-masing 🫶

Mohon tinggalkan saran dan kritiknya agar saya bisa menulis dengan lebih baik lagi 🫰

Kamis, 12 Desember 2024

Pulau Kaniungan Besar

Pemandangan di Pulau Kaniungan Besar

Pulau Kaniungan Besar terletak di Kabupaten Berau,Kalimantan Timur,tepatnya di Kec.Biduk Biduk.

Pulau yang masih alami dan kaya akan terumbu karang di sepanjang pantainya yang di huni oleh berbagai jenis ikan yang bisa kita lihat dan nikmati dari atas permukaan tanpa perlu masuk ke air serta tempat bermain penyu hijau yang dapat kita temui setiap saat meskipun air sedang surut.
Jika kita beruntung,kawanan lumba-lumba juga bisa kita jumpai.

Jarak tempuh dari Kota Berau ke kecamatan Biduk Biduk adalah kurang lebih 8 jam melalui jalan darat.Perlu sedikit kesabaran karena sarana jalan yang tidak mulus semuanya.

Setelah sampai di kecamatan Biduk Biduk,perjalanan ke Pulau Kaniungan Besar kita lanjutkan dengan menumpang kapal atau speed boat yang bisa kita sewa sesuai tarif yang sudah ditetapkan oleh motoris ataupun atas kesepakatan kita sebagai calon penumpang untuk mendapatkan harga sewa kapal terbaik.Biasanya untuk sewa harganya adalah Rp 600.000 sampai Rp 800.000 untuk perjalanan berangkat dan pulang dengan durasi 24 jam.

Disarankan jika berkunjung ke Pulau Kaniungan Besar untuk mempersiapkan dan membawa bekal makanan berat,snack,air minum dan obat-obatan untuk pertolongan pertama karena Pulau Kaniungan Besar terbilang masih sepi dan hanya ada beberapa penjual makanan/snack yang terbatas dan terkadang tidak selalu menyediakan masakan.

Sesampainya di dermaga pulau,keindahan flora fauna laut sudah bisa kita nikmati,karena di dermaga terdapat terumbu karang lengkap dengan ikan-ikan dan karang-karang yang cantik dan dapat kita nikmati dengan mata telanjang dari atas dermaga.
Pasirnya yang putih berpadu dengan air yang hijau tosca sangatlah memanjakan mata.Jajaran pohon kelapa menambah keindahan pemandangan Pulau Kaniungan Besar.
Airnya yang hangat dan tenang juga membuat pengunjung bisa bermain air dengan nyaman.
Jika sore hari tiba dan air pasang,kawanan penyu hijau akan terlihat di sepanjang pantai dan itu luar biasa rasanya bagi pengunjung bisa melihat secara langsung penyu hijau berenang disekitar pantai.
Jangan lupa untuk menikmati momen matahari terbenam di Pulau Kaniungan Besar ini.

sunset di Pulau Kaniungan Besar

Bagi yang mempunyai hobi memancing,dermaga di pulau ini sering dijadikan spot memancing karena memang ikan-ikan laut yang dikonsumsi itu banyak dijumpai disini.

Terumbu karang disekitar dermaga

Berkeliling Pulau Kaniungan Besar dengan berjalan kaki atau menggunakan sepeda sewaan juga salah satu kegiatan yang bisa dilakukan selama pengunjung ada di pulau ini .

Semoga keindahan Pulau Kaniungan Besar selalu lestari dan alami bisa kita nikmati tanpa perlu merubah apapun disana.
Ayo siapkan fisikmu dan jangan lupa memakai krim pelindung matahari diseluruh kulitmu.
Selamat menikmati keindahan dan keeksotisan Pulau Kaniungan Besar.

Wisata Tanjung Sarai


Hai

Saya ingin berbagi sedikit cerita perjalanan saya kesebuah tujuan wisata baru di Kota Bangun, Kutai Kartanegara yang ada di Kalimantan Timur

In English please clik here

 

Lokasi wisata ini sebenarnya lumayan, tapi karena jauh dari saya mengunjungi tempat-tempat baru dan agar saya memperoleh foto-foto dari alam terbuka, maka jarak bukan masalah bagi saya

 Jarak Tempat Wisata Danau Tanjung Sarai ini adalah nama tempat yang saya kunjungi, kurang lebih 60km jika dilihat di Maps dengan waktu tempuh kurang lebih 3 jam jika lalu lintas padat dan bisa hanya dengan 2,5 jam jika lalu lintas normal.

Medan jalannya dari Samarinda, tempat tinggal saya menuju ke Kota Bangun sangatlah bagus, jalannya sudah mulus dengan aspal dan sebagian ada juga yang jalan semen cor.

Secara garis besar perjalanan kita tidak akan menemui kesulitan yang berhubungan dengan akses jalan rayanya.

 

                Wisata Tanjung Sarai


Sungguh kita sangat dimanjakan dengan suasana yang masih asli di sini.

Suasana hutan Kalimantan yang terkenal dengan pohon-pohon tropisnya, dan dilokasi ini kita masih bisa menemui kondisi hutan yang benar-benar masih asli.

Terbayang betapa luar biasanya di tengah hutan kita bisa menjumpai pemandangan sebuah danau yang bersih dan asri dengan beberapa gugusan pulau-pulau kecil yang ada di perairan.

 Dan saat ini masuk ketempat wisata ini belum ada pungutan seperti tiket masuk atau uang parkir, karena tempat wisata ini tergolong masih baru dan masih dalam proses pengembangan agar menjadi semakin cantik dan nyaman ketika dikunjungi wisatawan kelak.

 

                 Wisata Tanjung Sarai 

 Jujur di Kalimantan Timur belum banyak tempat kunjungan wisata yang sudah terekspos, meskipun di sini memiliki banyak potensi wisata, tetapi belum banyak dieksplore.

 Disinilah peran seorang Local Guides sangat dibutuhkan untuk membantu mengeksplore tempat-tempat baru demi memajukan potensi suatu daerah.

Di tempat ini biasanya memiliki waktu kunjungan yang ramai, yaitu ketika sore hari.

 Banyak pengunjung yang menghabiskan waktu disini menikmati senja bersama orang-orang terkasih dan keluarga serta teman-teman mereka.

 Mengapa sore hari ramai? Karena Kalimantan itu terkenal juga akan hawa panasnya dan di tempat wisata ini belum banyak tempat seperti gazebo untuk berteduh ketika panas terik, maka waktu yang ideal untuk menikmati keindahan danau ini adalah sore hari.

 Saya benar-benar merasa bersyukur bisa mengunjungi tempat ini, puas dengan perasaan bahagia bisa menikmati alam yang sangat murni udara dan suasananya.Jadi jarak yang jauh terbayarkan dengan suguhan keindahan Danau Tanjung Sarai.

 Silahkan rekan-rekan berkunjung jika ada kesempatan, saya siap menjadi Local Guides kalian

 Terima kasih sudah membaca cerita saya dan mohon tinggalkan saran dan komentarnya yaa

 

Salam 😊

Anik

Lumba-lumba Perairan Kalimantan Timur

Lumba-lumba adalah hewan lucu dan cerdas yang kita semua ketahui.Dan saya pikir itu adalah informasi yang saya dan sebagian Anda semua ketahui,entah dari buku-buku atau dari tanyangan televisi ataupun dari media lainnya.

Bali,Indonesia selama ini terkenal dengan wisata pantainya dan salah satunya adalah trip khusus untuk bertemu dengan lumba-lumba secara langsung dilautan lepas.

Saya dan anak-anak saya sangat ingin pergi ke Bali suatu hari untuk bisa melakukan trip bertemu dengan lumba-lumba.Karena selama ini selain dari media elektronik,kami hanya bisa melihat lumba-lumba yang lucu secara langsung jika pergi ke Taman Safari Indonesia atau ketika ada atraksi khusus hewan-hewan cerdas.Itupun dengan tiket yang lumayan mahal dan ada batas waktunya.

Harapan kami jika bisa pergi ke Bali dan bertemu dengan lumba-lumba secara langsung dilautan itu sungguh pengalaman yang sangat indah dan luar biasa.

Hingga suatu hari kami berkunjung ke Pulau Kaniungan Besar yang ada di kecamatan Biduk Biduk,Berau.
Sebelumnya kami searching di Google dan ulasan di Maps, diperairan sekitar pulau ini bisa dijumpai lumba-lumba jika sedang beruntung dan menurut review yang ada bahwa jika ingin bertemu kawanan lumba-lumba,maka waktu yang ideal adalah di pagi hari ketika matahari mulai terbit. Itupun dengan catatan kalau kita beruntung,maka bisa bertemu kawanan lumba-lumba,jika tidak ya berarti kita hanya bisa menikmati keindahan pulau dan sekitarnya.

Lumba-lumba diperairan Berau

Rupanya keberuntungan sedang berpihak kepada saya dan anak-anak.Kami berangkat dari dermaga jam 11 siang menggunakan kapal yang sudah kami Carter lengkap dengan motorisnya.Cuaca saat itu sangat cerah,laut berwarna biru dan langit juga luar biasa cantik.Ketika berada di tengah-tengah perairan antara Pulau Kaniungan Besar dan daratan Teluk Sulaiman, tiba-tiba pak motoris memutar haluan kapal dan wow.. .didepan kapal kami terlihat kawanan lumba-lumba yang sedang asyik berlompatan dan mereka seakan sengaja memberikan atraksi terbaik mereka untuk kami.
Tidak hanya satu,dua ,tiga ekor lumba-lumba, tetapi ada puluhan lumba-lumba muncul di sekitar kapal kami.Mereka terlihat bersahabat dan tidak terganggu dengan kehadiran kami.

Kawanan lumba-lumba di perairan Berau

Bahkan ada cerita yang kami dengar dari penduduk pulau, terkadang ada anak lumba-lumba yang melompat kedalam kapal jika kita cukup lama berinteraksi dengan kawanan mereka.
Sayang kami tidak dapat momen itu, karena anak lumba-lumba sedang asyik berenang dan bermain dengan ayah ibu mereka sambil melompat-lompat di sekitar kawanan mereka.

Tiga puluh menit kapal kami berada di sekitar tempat kawanan lumba- lumba muncul dan itu sungguh pengalaman luar biasa yang seumur hidup baru kami alami.

Terima kasih kami mendapatkan motoris yang sangat paham karakter perairan disekitar Teluk Sulaiman dan paham sekali jika kawanan lumba-lumba muncul kepermukaan air.
Seru sekali rasanya pengalaman diatas kapal demi mendapatkan momen bisa dekat dan melihat lumba-lumba.

Bertemu dan melihat lumba-lumba secara langsung dilautan lepas tanpa batas waktu dan tidak perlu membayar tiket untuk melihat atraksi lumba-lumba.

Dan yang paling utama kami merasa bahagia bisa melihat lumba-lumba hidup bebas dihabitat mereka tanpa batas dinding kolam dan tidak ada rasa kesedihan dan kasihan terhadap mereka ketika kami pulang kerumah setelah melihat atraksi lumba-lumba, karena mereka sudah berada dirumah mereka yang semestinya.

Melihat lumba-lumba secara langsung adalah luar biasa rasanya,tidak bisa diucapkan dengan kata-kata,hanya wow..wow..wow..dan merasa terberkati bisa melihat mereka dialam bebas.

Satu informasi yang bagi saya pribadi adalah luar biasa yaitu,selama ini ternyata saya belum terbuka bahwa lumba-lumba ada juga diperairan Kalimantan Timur.
Saya selama ini hanya tahu jika lumba- lumba itu adanya di Bali,luar negeri dan Taman Safari Indonesia.

Sungguh pengalaman luar biasa saya bisa berjumpa dengan hewan cerdas yang ada di dunia dan itu ada di daerah saya berdomisili sekarang.

Semoga kawanan dan kawasan habitat lumba-lumba yang ada khususnya di perairan Kalimantan Timur bisa terjaga habitatnya.
Dan bagi yang ingin mendapatkan pengalaman seperti saya bisa berkunjung tapi dengan catatan tetap jaga dan hormati semua yang ada di perairan ini agar generasi berikutnya bisa mengalami pengalaman luar biasa seperti kita saat ini kelak.

Salam lestari dan salam dari surga tersembunyi di Kalimantan Timur.

Terima kasih sudah membaca tulisan saya,tunggu tulisan saya yang lain tentang perjalanan dan keindahan di Biduk Biduk, Berau.
Tolong bantu share dan like agar saya menjadi lebih baik lagi dalam menulis.

Salam....
Anik Setyawati 

Selasa, 20 Juli 2021

New Beginning For Papua

Papua....

What comes to your mind when you hear the name Papua being mentioned?
In Bahasa please click this

There must be someone who imagines "Papua is far away", there is also someone who imagines "Papua is synonymous with expensive prices for basic necessities" or even someone who imagines "it would be fun to live in Papua" (i have a dream living in Papua ☺️)
 
  Illustration doc:West Papua Press

The reason I imagine living in Papua is that I am very interested in the natural and unspoiled culture (even though I only know about it from the media, whether it's television or photos from social media) like this for example and many more info and photos about the natural beauty of Papua can be found easily today

Kiti-Kiti Waterfall,doc:AgatonKenshanahan
Google search @kumparan

And the latest is this news
Can you imagine how Papua will host the biggest sporting event in Indonesia?
Yes... The XX 2021 National Sports Week (PON) will be held in Papua (yeeaaay finally )
It is certain that visitors who want to watch and provide support to their idol athletes will get an unforgettable experience, can watch their idol athletes as well as be treated to the natural scenery of Papua which has global prestige.

 Poster PON XX Papua, Google Search @beritajatim.com

The current pandemic situation is certainly a challenge for the PON XX committee and also the Papua Provincial Government in an effort to succeed and be a good host for contingents from other provinces in Indonesia who are participants in PON XX and also for visitors who want to see firsthand when event.

Readiness of the XX Papua PON Committee, Google Search @Idntimes.com

One of them is the steps taken for the smooth running of the XX Papua PON.
I am sure and believe that all will support for the smooth running of this event not only the people of Papua, but from all the people of Indonesia (including me, of course, even if only with prayers 😊) because this is all for the progress of the Land of Papua in any aspect, now and after the event. PON XX ends later. What are the positive impacts?please check here

PON XX Papua Thematic Promo, doc:Humas Kominfo,Google Search @Kompasiana.com

 Come on Papua...TORANGBISA!

Note:
This article was created to support #MentariHarapanBaruDariTimur
#PONXX2021Papua

Please leave your comments so I can be better at writing 🙏

Sabtu, 17 Juli 2021

Awal Yang Baru Untuk Papua

Papua....
Apa yang terbayang dibenak kalian jika mendengarkan nama Papua disebut? 
Untuk versi Inggris silahkan klik disini
Pasti ada yang membayangkan "Papua itu jauh",ada juga yang membayangkan "Papua itu identik dengan harga-harga kebutuhan pokok yang mahal" atau malah ada yang membayangkan "asyik jika bisa tinggal menetap di Papua" (saya banget ini 😊)

  Ilustrasi doc:West Papua Press

Alasan saya membayangkan bisa menetap di Papua adalah,saya sangat tertarik dengan alam dan kebudayaannya yang masih alami(meskipun saya hanya mengetahuinya dari media,entah itu televisi maupun foto-foto dari media sosial) seperti ini contohnya dan masih banyak lagi info dan foto-foto tentang keindahan alam Papua dapat ditemui dengan mudah saat ini

Air Terjun Kiti-Kiti,
doc:AgatonKenshanahan,
Google Search @kumparan

Dan yang terbaru adalah berita ini
Kebayang tidak bagaimana ketika Papua menjadi tuan rumah pesta olah raga terbesar di Indonesia?
Yaa...Pekan Olahraga Nasional ( PON )XX 2021 akan digelar di tanah Papua (yeeaaay akhirnya 🥳) 
Dapat dipastikan pengunjung yang ingin menonton dan memberi suport kepada atlet-atlet idola mereka akan mendapatkan pengalaman tak terlupakan,bisa menonton atlet idola meraka sekaligus disuguhi pemandangan alam Papua yang telah mendunia pamornya.

Poster PON XX Papua,Google Search @beritajatim.com

Situasi pandemi saat ini pastinya menjadi tantangan tersendiri untuk panitia PON XX dan juga Pemerintah Provinsi Papua dalam upaya mensukseskan serta menjadi tuan rumah yang baik untuk para kontingen dari provinsi lain di Indonesia yang menjadi peserta PON XX dan juga bagi para pengunjung yang ingin melihat secara langsung ketika acara berlangsung.

Kesiapan Panitia PON XX Papua,Google Search @Idntimes.com

Salah satunya adalah seperti ini langkah-langkah yang dilakukan demi lancarnya PON XX Papua.
Saya yakin dan percaya bahwa semua akan mendukung demi lancarnya perhelatan ini tidak hanya masyarakat Papua,tetapi dari seluruh rakyat Indonesia (termasuk saya pastinya mendukung sekali meskipun hanya dengan doa 😊) karena ini semua demi kemajuan Tanah Papua dari segi apapun,saat ini dan setelah perhelatan PON XX berakhir nanti.Apa saja dampak positifnya? cek disini

Promo Tematik PON XX Papua,dok:Humas     Kominfo,Google Search @Kompasiana.com

Ayo Papua...TORANGBISA!


Catatan:
Tulisan ini dibuat untuk mendukung #MentariHarapanBaruDariTimur
#PONXX2021Papua

Mohon tinggalkan komen Anda agar saya bisa menjadi lebih baik dalam menulis 🙏








Kamis, 01 April 2021

Tanjung Sarai Destination

Hi
I want to share a little story of my journey to a new tourist destination in Kota Bangun, Kutai Kartanegara in East Kalimantan
Dalam Bahasa silahkan klik disini

 The location of this tour is actually not bad, but because it is far from me to visit new places and so that I can get photos from the open air, then distance is not a problem for me.

 The distance to Tanjung Sarai Lake Tourism Place is the name of the place I visited, approximately 60 km when viewed on Maps with a travel time of approximately 3 hours if traffic is heavy and it can only take 2.5 hours if traffic is normal.

 The road from Samarinda, where I live to Kota Bangun, is very good, the road is smooth with asphalt and some of them are cast cement roads.
 Broadly speaking, our journey will not encounter difficulties related to highway access.

                       Tanjung Sarai

 Indeed, we are very spoiled by the atmosphere that is still original here.
 The atmosphere of the Kalimantan forest is famous for its tropical trees, and in this location we can still find forest conditions that are truly pristine.

 Imagine how extraordinary in the middle of the forest we can find a view of a clean and beautiful lake with several small islands in the waters.

 And currently entering this tourist spot there are no charges such as entrance tickets or parking fees, because this tourist spot is relatively new and is still in the process of being developed to make it more beautiful and comfortable when tourists visit it later.
 
                          Tanjung Sarai

 Honestly, in East Kalimantan, there are not many tourist visits that have been exposed, even though here it has a lot of tourism potential, but it has not been widely explored.

 This is where the role of a Local Guides is needed to help explore new places in order to advance the potential of an area.
 This place usually has a busy visiting time, which is in the afternoon.

 Many visitors spend time here enjoying the evening with their loved ones and their family and friends.

 Why are the afternoons crowded?  Because Kalimantan is also famous for its heat and in this tourist spot there are not many places like gazebos to take shelter when it is hot, then the ideal time to enjoy the beauty of this lake is in the afternoon.

 I really feel grateful to be able to visit this place, satisfied with the happy feeling to be able to enjoy the very pure nature of the air and atmosphere. So the long distance is paid off by treating the beauty of Lake Tanjung Sarai.

 Please visit my colleagues if you have the opportunity, I am ready to become your Local Guides

 Thank you for reading my story,please put the comment

 Greetings 😊
 Anik

Rabu, 17 Maret 2021

Story of A Local Guide

Uugh it took me a long time to write something on my blog.
In Bahasa version pleace click here

 Hi everyone ... I hope everyone who reads my blog will always be protected by God and will always be given health, Aamiin

 Given that the current world condition is still gripped by a pandemic, health is something that is very important for us to pay attention to.


 It's sad, doesn't it feel like we are imprisoned, not free anywhere like when the pandemic didn't yet exist? Once we get out, we have to prepare a lot, which is now our need, namely having to wear masks, keep our distance when in crowded places and also have to be diligent in washing.  hands with soap or diligently spraying hands or surfaces with disinfectant liquid. Fast but that's the current condition ... aah if only time could be repeated as before😔.


 Aside from taking photos, I'm also a Local Guide for an online map application that is very popular (oops ... it's not nice if I write here the name of the application🤭).


 What is a Local Guide? Many have asked and many of them have become Local Guides and have helped many people with the reviews and photos they share on the online map application, but they don't really know what is actually behind the name  a Local Guide, what are the benefits and activities other than online review.


 I try to answer the question about what and how Local Guide can bring benefits to us, it's free, you know, we don't get paid from the online map application provider.


 The first benefits are:

 • We can make friends with all Local Guides from all over the world

 You know, you can, because in the Local Guide there is a large community, whose members are Local Guides from all over the world.

 There we can exchange information and hone our skills in the fields of writing, photography, leadership and many other positive things that we can get if we join the community.


 The second benefit is:

 • As a Local Guide, we can get the opportunity to be chosen to go when there is an annual meeting which is usually held by the company that created the online map application (exclaims kaaan😘)

 There are terms and conditions so you can be elected.


 The third benefit is:

 • Real happiness (for me personally, this is yes), that is when we contribute with reviews and photos about a place / location, we unconsciously help promote the owner of the business place (for those who don't have a rating or review, writings and photos  -it's our photos that promote their place of business) nowadays if we want to go somewhere, we need to open an online map application and see reviews of the places we want to visit earlier.

 Then again, we unconsciously have promoted the potential for tourism in our area / country, you know (through reviews and photos when we are traveling).


 Oh yes, there are examples of photos that are very helpful for other people about the conditions of a tourist spot


 


 It's really exciting to become a Local Guide ... even though this is a voluntary contribution, there are many benefits even though it's not a material one.

 Oh yes, in Indonesia there are also national communities and regional communities.

 For the information, please look for colleagues on the search engine, yes, there is complete all the information there.


 It's been written from me first, hopefully those who read can get inspiration from this paper.

 Thank you, and don't forget to leave your criticisms and comments🙏

 Hi everyone ... I hope everyone who reads my blog will always be protected by God and will always be given health, Aamiin

 Given that the current world condition is still gripped by a pandemic, health is something that is very important for us to pay attention to.


 It's sad, doesn't it feel like we are imprisoned, not free anywhere like when the pandemic didn't yet exist? Once we get out, we have to prepare a lot, which is now our need, namely having to wear masks, keep our distance when in crowded places and also have to be diligent in washing.  hands with soap or diligently spraying hands or surfaces with disinfectant liquid. Fast but that's the current condition ... aah if only time could be repeated as before😔.


 Aside from taking photos, I'm also a Local Guide for an online map application that is very popular (oops ... it's not nice if I write here the name of the application🤭).


 What is a Local Guide? Many have asked and many of them have become Local Guides and have helped many people with the reviews and photos they share on the online map application, but they don't really know what is actually behind the name  a Local Guide, what are the benefits and activities other than online review.


 I try to answer the question about what and how Local Guide can bring benefits to us, it's free, you know, we don't get paid from the online map application provider.


 The first benefits are:

 • We can make friends with all Local Guides from all over the world

 You know, you can, because in the Local Guide there is a large community, whose members are Local Guides from all over the world.

 There we can exchange information and hone our skills in the fields of writing, photography, leadership and many other positive things that we can get if we join the community.


 The second benefit is:

 • As a Local Guide, we can get the opportunity to be chosen to go when there is an annual meeting which is usually held by the company that created the online map application (exclaims kaaan😘)

 There are terms and conditions so you can be elected.


 The third benefit is:

 • Real happiness (for me personally, this is yes), that is when we contribute with reviews and photos about a place / location, we unconsciously help promote the owner of the business place (for those who don't have a rating or review, writings and photos  -it's our photos that promote their place of business) nowadays if we want to go somewhere, we need to open an online map application and see reviews of the places we want to visit earlier.

 Then again, we unconsciously have promoted the potential for tourism in our area / country, you know (through reviews and photos when we are traveling).


 Oh yes, there are examples of photos that are very helpful for other people about the conditions of a tourist spot

      @Suka Alam Waterfall, Kota Bangun

 
 It's really exciting to become a Local Guide ... even though this is a voluntary contribution, there are many benefits even though it's not a material one.

 Oh yes, in Indonesia there are also national communities and regional communities.

 For the information, please look for colleagues on the search engine, yes, there is complete all the information there.


 It's been written from me first, hopefully those who read can get inspiration from this paper.

 Thank you, and don't forget to leave your criticisms and comments🙏

Cerita Seorang Local Guide

Uugh lama sekali rasanya saya tidak menulis sesuatu di blog saya ini.
Versi Inggris silahkan klik disini
Hai semua..semoga semua yang membaca blog saya selalu berada dalam lindungan Tuhan dan selalu diberi kesehatan,Aamiin
Mengingat kondisi dunia saat ini masih di cengkeram oleh pandemi jadi kesehatan adalah sesuatu yang sangat penting untuk kita perhatikan yaa.

Sedih gak sih rasanya kita seperti terpenjara,tidak bebas kemana aja seperti saat pandemi belum ada?sekalinya bisa keluar,harus banyak persiapan yang saat ini sudah menjadi kebutuhan kita,yaitu harus memakai masker,harus jaga jarak ketika di tempat ramai dan juga harus rajin mencuci tangan dengan sabun atau rajin-rajin menyemprot tangan atau permukaan benda dengan cairan disinfektan.
Ribet tapi itulah kondisi saat ini...aah andai saja waktu bisa diulang kembali seperti dulu😔.

Selain hobi foto-foto,saya juga seorang Local Guide untuk sebuah aplikasi peta online yang sangat terkenal itu lho(uups..gak elok rasanya kalau saya tulis disini nama aplikasinya🤭).

Apa sih Local Guide itu?Banyak yang bertanya dan banyak juga lho dari mereka itu sudah jadi seorang Local Guide dan sudah membantu banyak orang dengan ulasan serta foto-foto yang mereka bagi di aplikasi peta online itu,tetapi mereka tidak begitu mengetahui apa sebenarnya dibalik sebutan seorang Local Guide,apa saja benefit serta apa saja kegiatan selain mengulas secara online.

Saya coba jawab yaa pertanyaan tentang apa dan bagaimana Local Guide bisa mendatangkan benefit kekita,secara itu gratis lho,kita tidak mendapat bayaran dari si penyedia aplikasi peta online.

Benefit pertama adalah :
•Kita bisa menjalin pertemanan dengan seluruh Local Guide dari seluruh dunia
Lho kok bisa?bisa,karena di Local Guide itu ada komunitas yang besar,yang anggotanya adalah para Local Guide dari seluruh dunia.
Di sana kita bisa saling bertukar informasi serta saling mengasah kemampuan kita dibidang menulis,fotography,leadership serta banyak lagi hal-hal positif yang bisa kita peroleh jika bergabung di komunitas itu.

Benefit kedua adalah :
•Sebagai seorang Local Guide,kita bisa mendapat kesempatan untuk terpilih pergi ketika ada pertemuan tahunan yang biasa diselenggarakan oleh perusahaan pencipta aplikasi peta online itu (seru kaaan😘)
Ada syarat dan ketentuannya yaa biar bisa terpilih.

Benefit ketiga adalah :
•Kebahagiaan sesungguhnya(bagi saya pribadi lho ini yaa)yaitu ketika kita berkontribusi dengan ulasan serta foto-foto tentang suatu tempat/lokasi,secara tidak sadar kita sudah membantu mempromosikan si pemilik tempat usaha(bagi yang belum mempunyai rating atau ulasan,tulisan dan foto-foto kitalah yang mempromosikan tempat usaha mereka)banyak tuh sekarang kalau kita mau pergi kesuatu tempat,sudah jadi kebutuhan untuk membuka aplikasi peta online dan melihat ulasan dari tempat yang ingin kita kunjungi tadi.
Trus adalagi,secara tidak sadar kita sudah mempromosikan potensi wisata yang ada didaerah/negara kita lho(melalui ulasan dan foto-foto ketika kita sedang berwisata).

O iya ini ada contoh foto yang sangat membantu untuk orang lain tentang kondisi suatu tempat wisata

          @Air Terjun Suka Alam,Kota Bangun


Seru banget kaan menjadi seorang Local Guide...meskipun ini kontribusi sukarela,ternyata banyak benefitnya meskipun bukan berupa materi.
Oh iya,di Indonesia juga ada komunitas nasional dan komunitas daerah.
Untuk infonya silahkan rekan-rekan cari di mesin pencarian yaa,disana tersedia lengkap semua informasinya.

Udah dulu ya tulisan dari saya,semoga yang membaca bisa mendapat inspirasi dari tulisan ini.
Terima kasih,dan jangan lupa tinggalkan kritik dan komentar Anda🙏

Rabu, 08 Juli 2020

Hasrat saya

Bercerita tentang hasrat saya terhadap fotografi, tidak akan ada membosankan (terutama untuk sesama pecinta fotografi)   
~For English version please click Here

Mari kita lihat koleksi saya selama pandemi, itu tidak menyenangkan tetapi menakjubkan bahwa saya masih bisa mengambil foto dengan benda terbatas di sekitar halaman rumah saya. 
Tidak banyak yang bisa dijadikan objek fotografi.  

Saya sangat suka memotret alam, apakah itu pantai, langit, matahari
Tidak pernah mencoba mengambil gambar benda mati tetapi karena bukan hasrat  saya untuk mengambil gambar benda mati , hasilnya jauh dari memuaskan(jujur banget ya saya 🤭) 

Bunga sebagai objek saya juga kurang tertarik tetapi karena pandemi dan secara otomatis tidak bebas untuk keluar dari  rumah untuk berburu foto,yang ada sekitar rumah jadilah objek foto, dan semua foto bukan dari kamera profesional, saya hanya menggunakan kamera ponsel.  

                                     putri malu (Anik Setyawati)

Seperti foto-foto tanaman putri malu ini, tanaman liar, tetapi ternyata benar-benar bagus ketika saya foto.
Juga, dengan foto-foto lain, karena mereka tidak tahu namanya, saya juga bingung apakah mereka termasuk dalam kelompok bunga atau tidak, karena ini semua adalah tanaman liar yang sedang berbunga.  Dan hasilnya sangat bagus (menurut saya 😉)

                      bunga tanaman liar (Anik Setyawati)

                      bunga tanaman liar (Anik Setyawati)

                      bunga tanaman liar (Anik Setyawati)

                      bunga tanaman liar (Anik Setyawati)

Sebagai seorang fotographer amatir,bagi saya foto-foto saya luar biasa 😉
Bagaimana menurut kalian?



Mohon tinggalkan komentar dibawah,saya sangat mengharapkan komentar dari Anda semua


My Passion

Tells about my passion for photography, there won't be any bores (especially for fellow photography lovers) 
~Untuk versi Bahasa Indonesia silahkan klik disini

Let's see my collection during the pandemic, it's not fun but it's amazing that I can still take photos with limited objects just around my home page.
There isn't much that can be made into a photographic object

I really like photographing nature, whether it's the beach, the sky, the sun. 
Never tried to take pictures of inanimate objects but because it's not my passion to take pictures of the object, the results are far from satisfying. 

Interest as an object I am also less interested but because of the pandemic and automatically not free to go out of the house for photo hunting, those around the house become photo objects, And all photos are not from a professional camera, I only use a cellphone camera.

                       shy princess plant ( Anik Setyawati)

Like the photos of this shy princess plant,  wild plants, but it turned out to be really good when I took photos.

Also, with other photos, because i don't know the name, they are also confused whether they belong to the flower group or not, because these are all wild plants that are flowering. And the results are really good (in my opinion🤭)

                         wild plants flower (Anik Setyawati)

                        wild plants flower (Anik Setyawati)

                         wild plants flower (Anik Setyawati)

                        wild plants flower ( Anik Setyawati)

For amateur photographer like me,that photos are awesome😉
How about you guys?


Please leave your comments below, I look forward to hearing from you all

Kamis, 02 Juli 2020

Berburu Matahari Terbit Dan Embun Es Di Dieng

Perjalanan berburu matahari terbit dan nikmati fenomena embun es di Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah.  Saya tinggal di Yogyakarta dan jarak Dieng adalah 112 km dari kota saya dan dibutuhkan sekitar 3,14 menit jika lalu lintas normal.  Saya sangat bersemangat dan tidak sabar ketika Juni adalah musim kemarau dan di Dieng ada fenomena embun es seperti yang saya tulis di artikel saya sebelumnya tentang fenomena itu in here
~English version please click here
                Screenshot dari Google Maps

Karena saya sangat bersemangat, saya dan anak-anak tidak tidur di malam hari pada tanggal 28 Juni 2019. Rencana perjalanan kami adalah untuk menikmati matahari terbit dan juga untuk menikmati fenomena embun es
Sebenarnya tidak mungkin 2 rencana kita diimplementasikan, karena embun es akan mulai mencair ketika matahari terbit.Tetapi tidak ada salahnya mencoba mendapatkan kedua momen itu.  Kami berangkat dari Yogya jam 1 pagi menggunakan 2 mobil.
Dan kami siap dengan pakaian dan jaket berlapis dan juga sarung tangan berlapis karena kami akan datang ke dataran tinggi, di mana suhu selalu dingin pada hari-hari normal, terutama di musim kemarau ... dapat mencapai suhu minus dan ketika saya pergi ke sana suhu  6 ° C, mungkin bagi Anda yang tinggal di negara-negara yang mengalami musim dingin 6 ° C tidak berpengaruh, tetapi bagi kami yang hanya memiliki 2 musim, dan negara tropis suhu 6 ° C sangat dingin

             Screenshot dari Google Weathet

Oh ya, dalam perjalanan saya kali ini saya menemui sedikit masalah, yaitu ban mobil tiba-tiba kempes dan waktu itu menunjukkan jam 4 pagi dalam 30 menit matahari akan segera terbit ... oh benar-benar adrenalin karena kita panik dan khawatir serta kecewa membayangkan perjalanan kami akan sia-sia karena masalah tak terduga yaitu ban kempes, dan lokasi tempat kita berganti ban sekitar 10 km dari lokasi untuk menikmati matahari terbenam dan butuh sekitar 15 menit di sana karena jalannya sangat menanjak  dan sempit, tentu saja mobil harus lebih hati-hati, tidak bisa mengebut
Dan pada 4,20 mobil dapat melanjutkan perjalanan.  Rasanya luar biasa karena kita masih memiliki momen matahari terbit yang luar biasa seperti foto di bawah ini

   Matahari terbit dari Gardu Pandang Tieng @Anik

Tidak ingin beranjak sebenarnya karena kekaguman, kegembiraan, emosi bercampur menjadi satu untuk melihat kebesaran Tuhan dengan siklus matahari terbit yang sangat menakjubkan.
Dieng memiliki tempat terbaik untuk menikmati matahari terbit di Bukit Sikunir, saya tidak sampai di sana tetapi anak saya yang berada di kelompok mobil lain mereka menikmati matahari terbit dari Gunung Sikunir

       Matahari terbit dari Puncak Sikunir @Anik

Kami berada di gardu Tieng hanya 10 menit karena kami masih ingin dapat menikmati memegang embun es fenomenal yang mengundang wisatawan dari luar wilayah dan luar provinsi untuk datang ke Kompleks Kuil Arjuna Dieng untuk melihat dan menikmati fenomena luar biasa bagi  kami yang ada di indonesia

                  Kompleks Candi Arjuna @Anik

 Saran saya bagi mereka yang memiliki masalah pernapasan sebaiknya tidak datang ke lokasi es adalah, karena itu benar-benar sangat dingin, saya yang sudah memakai pakaian tebal dengan 3 jaket berlapis, 3 sarung tangan berlapis juga masih menggigil kedinginan ... brrrrr
Anak bungsu saya menangis pada awalnya meminta untuk kembali ke mobil karena dia merasa sangat kedinginan tetapi karena dalam pikiran saya, saya hanya ingin melihat embun es secara langsung, saya mengabaikan keselamatan anak-anak saya.Alhamdulillah, walaupun sangat dingin, kami bisa saja berada di tengah salju, dan di sana sangat ramai dengan turis seperti saya, berkunjung, mengambil foto sambil menikmati pemandangan alam yang luar biasa.  Meskipun ada sedikit drama dari ban mobil yang kempes dan tangisan anak bungsu saya

              Berfoto dilokasi embun es @Anik

            Suasana di lokasi embun es @Anik

Dieng terkenal karena pertanian kentang, sayuran, tembakau dan ada juga perkebunan teh.  Kami berhenti di Perkebunan Teh Tambi, sekali lagi tempat ini luar biasa, terutama bagi saya yang datang dari Kalimantan dan tidak memiliki perkebunan teh karena lokasi geografis Kalimantan yang terletak di garis Khatulistiwa
                   Perkebunan kentang @Anik

        Perkebunan Teh Tambi,Wonosobo @Anik

        Perkebunan Teh Tambi,Wonosobo @Anik

        Perkebunan Teh Tambi,Wonosobo @Anik

Tiba di waktu saya harus kembali ke Yogyakarta dan hati saya belum siap untuk pulang karena Dieng, Wonosobo sangat bagus pemandangannya,dan dalam hati saya masih ingin berkunjung kembali ke sana,tetapi karena masih pandemi,fenomena embun es kali ini kemungkinan besar akan terlewatkan.

 Semoga Anda tidak bosan membaca tulisan saya.
Mohon tinggalkan komentar anda agar saya menjadi lebih baik kedepannya,terimakasih 

Sunrise Hunting and Ice Dew on Dieng

Sunrise hunting trip and enjoy the phenomenon of frost in Dieng, Wonosobo, Central Java.  I live in Yogyakarta and Dieng distance is 112 km from my city and it takes around 3.14 minutes if traffic is normal.  I was very excited and impatient when June was the dry season and in Dieng there was a snow phenomenon as I wrote in my previous article about that phenomenon in here
~Versi Bahasa Indonesia silahkan klik ini

                   Screenshot by Google Maps

Because I was very excited, I and the children did not sleep at night on June 28, 2019. Our travel plan was to enjoy the sunrise and also to enjoy the phenomenon of frost.  Actually it is not possible for 2 of our plans to be implemented, because frost will begin to melt when the sun rises.  But there is no harm in trying to get those two moments

We departed from Yogya at 1 am using 2 cars.  And we are ready with layered clothes and jackets and also layered gloves because we will come to the highlands, where the temperature is always cold on normal days, especially in the dry season ... can reach minus temperatures and when I go there the temperature  6 ° C, maybe for those of you who live in countries where the winter temperature is 6 ° C has no effect, but for those of us who only have 2 seasons, and tropical countries the temperature is 6 ° C very cold

                Screenshot by Google Weather

Oh yes, on my trip this time I encountered a little problem, namely the car tire suddenly went flat and it was 4 o'clock in the morning which in 30 minutes the sun would immediately rise ... oh really adrenaline because we panicked and worried and disappointed  imagine that our trip will be in vain because of an unexpected problem that is a flat tire, and the location where we change tires is about 10 km from the location to enjoy the sunset and need about 15 minutes there because the road is very uphill and narrow, of course the car must  be more careful, you can't speed.
And on 4.20 cars can continue the journey.  It feels amazing because we still have a moment of sunrise that is extraordinary like the photo below

      Sunrise from Tieng Subtation View by @Anik

Do not want to move actually because of admiration, excitement, emotions mixed into one to see the greatness of God with a cycle of sunrise that is amazing.  Dieng has the best place to enjoy the sunrise on Mount Sikunir, I didn't get there but my son who was in the arms of another car they enjoyed the sunrise from Mount Sikunir

           Sunrise from Mount Sikunir by @Anik

We were in the Tieng substation for only 10 minutes because we still wanted to be able to enjoy holding phenomenal ice dew.
In which the phenomena invite tourists from outside the area and outside the province to come to the Arjuna Dieng Temple Complex to see and enjoy extraordinary phenomena for us in Indonesia

            Arjuna Temple complex by @Anik

My advice for those who have breathing problems should not come to the ice location is, because it is really very cold, I who already wear thick clothing plu s 3 layered jacket, 3 layered gloves also still shivering with cold ... brrrrr
My youngest child cried at first asking to return to the car because he felt unbelievably cold but because in my mind I just wanted to see the house directly, I ignored the safety of my children. Alhamdulillah, even though it was very cold, we could be in the middle of the frost, and there was very crowded with tourists like me, visiting, taking photos while enjoying the extraordinary natural scenery.Although there was a little drama from the cries of my youngest child and also a flat car tire

       Taking photo on ice dew location by @Anik

         Situation on ice dew location by @Anik

Dieng is famous for producing potatoes, vegetables, tobacco and there are also tea plantations
We stopped by the Tambi Tea Plantation, once again this place was extraordinary, especially for me who came from Kalimantan and did not have a tea plantation because of Kalimantan's geographical location on the Equator

                Potatoes plantations by @Anik

      Tambi Tea Plantations,Wonosobo by @Anik

  Taking photo on Tambi Tea Plantations by @Anik

       Tambi Tea Plantations,Wonosobo by @Anik

Arriving at the time I had to go back to Yogyakarta and my heart was not ready to go home because Dieng, Wonosobo was very good in sight,but because it's still a pandemic,ice dew this year is likely to be missed.

Hopefully you do not get bored reading my writing

Please leave your comment...thank you